Minggu, 13 Agustus 2017

Obat Sakit Kepala Untuk Ibu Hamil

obat sakit kepala untuk ibu hamil

Apa Obat Sakit Kepala Untuk Ibu Hamil Muda ?

 

Obat sakit kepala untuk ibu hamil apa yang aman untuk di konsumsi ?  Ini ialah pertanyaan umum yang ditanyakan oleh para ibu hamil. Proses perubahan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh ketika hamil dapat berakibat terjadinya sakit kepala. Lantas langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi terjadinya sakit kepala pada ibu hamil ini ?



obat sakit kepala untuk ibu hamil

Sakit Kepala Saat Hamil Muda

 

Pada kondisi normal sakit kepala atau pusing ialah reaksi alami ketika tubuh kemasukan benda gila (virus atau bakteri) , namun pada ibu hamil bisa jadi disebabkan oleh faktor lain. Selama masa kehamilan kondisi dan daya tahan ibu biasanya menurun , ia membutuhkan kekebalan tubuh komplemen karena selain untuk melindungi dirinya ia juga harus melindungi bayi yang di kandungnya. Inilah yang menyebabkan ibu hamil sangat rawan sakit.

Memang sakit kepala selama masa kehamilan ialah hal wajar. Sakit kepala sebagai arahan alami bahwa ibu hamil perlu istirahat lebih banyak. Namun jikalau berkelanjutan segera periksakan ke dokter.

Untuk perlindungan pertama , ibu hamil bisa minum paracetamol. Jangan sekali-kali mencoba Ibuprofen , Nurofen , atau aspirin kecuali atas rekomendasi dokter atau hebat medis. Selain berkonsultasi kepada dokter , ibu hamil bisa meminta masukan dari apoteker atau hebat medis ketika membeli obat , biar diberi penjelasan efek dari obat yang dikonsumsi.

Seorang ibu hamil tidak dapat mengkonsumsi sembarangan obat-obatan karena dikuatirkan akan dapat besar lengan berkuasa pada janin yang sedang dikandungnya. Beberapa obat sakit kepala dikhawatirkan mempunyai efek negatif terhadap janin yang dikandung oleh ibu hamil.

Karenanya kenali banyak sekali hal yang dapat menghindari terjadinya sakit kepala di masa kehamilan. Berikut ini beberapa tips mengobati sakit kepala ketika kehamilan muda.


obat sakit kepala untuk ibu hamil

Mengobati Sakit Kepala Saat Masa Kehamilan

  1. Hindari pemicunya. Sakit kepala dapat disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa hal yang dapat memicu sakit kepala ialah amis spesifik dari suatu benda atau makanan yang dikonsumsi dan keterlambatan dalam makan.
  2. Hindari acara fisik yang terlalu berat. Seorang ibu hamil tetap dapat melaksanakan banyak sekali acara fisik menyerupai olah raga , hanya saja sangat disarankan untuk membatasinya sesuai dengan kondisi tubuhnya. Sangat disarankan untuk tidak melaksanakan acara fisik yang dapat menguras stamina ibu hamil.
  3. Lakukan relaksasi , acara yang menenangkan menyerupai yoga , latihan pernafasan menyerupai menarik nafas dalam-dalam serta mengosongkan pikiran sementara.
  4. Makanlah dalam porsi yang tidak terlalu banyak tetapi sering. Hal ini untuk menjaga kadar gula dalam tubuh ibu hamil tetap stabil dan menghindari sakit kepala. Hindari makanan junk food atau fast food , dan tetaplah makan makanan yang bergizi tinggi.
  5. Ibu hamil diharuskan untuk mengkonsumsi cairan yang cukup biar terhindar dari dehidrasi. Minumlah 8-10 gelas per hari secara rutin. Hal ini dapat membuat banyak sekali sistem yang terdapat dalam tubuh ibu hamil bekerja secara optimal. Minuman jus buah-buah segar atau minuman kacang hijau sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.
  6. Ibu hamil diharuskan untuk mempunyai agenda tidur yang teratur. Seorang ibu hamil harus bisa mengatur agenda tidurnya dengan baik biar terhindar dari kelelahan selama masa kehamilan. Tubuh insan bukanlah robot yang dapat di-setting sehingga dapat beraktivitas selama 24 jam non stop. Sudah sewajarnya jikalau ibu hamil menyempatkan diri untuk tidur selama 7-8 jam per hari. Dengan membiasakan tidur dengan kapasitas normal tersebut , maka dapat membuat tubuh lebih segar dan menghilangkan sakit kepala.
  7. Menjaga postur tubuh yang baik. Seiring dengan bertambahnya berat tubuh selama masa kehamilan , dapat menjadikan terjadinya perubahan pada postur tubuh seorang ibu. Hal ini dapat memicu terjadinya stress pada otot-otot tubuh tertentu yang pada balasannya dapat menjadikan terjadinya sakit kepala.
  8. Lindungi mata. Cahaya yang berlebihan dan radiasi komputer dapat memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda menderita sakit kepala jawaban penggunaan komputer yang berlebihan , cobalah gunakan layar anti silau pada ketika bekerja di depan layar komputer.


obat sakit kepala untuk ibu hamil

Obat Sakit Kepala Untuk Ibu Hamil

 

Jika sakit kepala sudah terlanjur menyerang dan tidak dapat dihindari , maka berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :
  1. Lakukan istirahat yang cukup. Cobalah untuk berbaring di ruangan yang gelap dan tenang. Berbaringlah dengan mata terpejam. Berusahalah untuk dapat tidur. Jika anda terserang flu maka sebaiknya sandarkan kepala anda sehingga lendir dan air liur bisa dikeringkan dengan benar. Tarik napas melalui hidung bukan mulut. Bernapas melalui verbal akan menyebabkan tenggorokan Anda untuk semakin kering.
  2. Gunakan kompres hangat pada adegan mata , muka serta pelipis (kening). Lakukan juga kompres hirau taacuh pada adegan belakang leher.
  3. Lakukan pemijatan selama 15 menit di lokasi sakit kepala. Pijat pada tempat penghilang rasa sakit dilakukan dengan cara memijat adegan telapak tangan yang berada diantara jempol dan jari telunjuk dan diikuti dengan pemijatan pada tempat ini juga di adegan kaki. Lakukan pemijatan hingga anda merasa sakit karena pemijatan ini. Selain itu anda juga bisa menggunakan minyak peppermint untuk mengoleskan di dahi , tulang rahang atau belakang leher. Minyak ini bertidak sebagai krim kortison alami yang mengurangi rasa sakit dan membantu menenangkan saraf serta merevitalisasi energi.
  4. Cobalah untuk meninggikan kepala pada ketika tidur. Hal ini akan memudahkan ibu hamil untuk bernapas.
  5. Buatlah uap untuk inhalasi. Tambahkan aromaterapieucalyptus yang dapat mengurangi sumbatan di hidung dan mencegah sakit kepala.
  6. Perbanyaklah minum air hangat , anda bisa menambah melon dan madu untuk mencegah radang ternggorokan. Jika menelan terasa sakit , makanlah sup hangat menyerupai sup ayam dengan mie atau hanya sup kaldu. Minum air hangat jikalau anda tidak ingin minum teh bersamaan dengan sup tersebut. Anda juga bisa minum jus jeruk untuk menambah vitamin C.
  7. Konsumsi bawang putih untuk mengurangi batuk dan pileknya.
  8. Sering-seringlah berkumur dengan air hangat yang diberikan garam. Campur satu sendok teh garam dengan delapan ons air hangat dan kumur selama beberapa detik hingga air habis. Pastikan air cukup hangat dan tidak terlalu panas untuk menghindari terbakarnya lidah. Berkumur dengan air garam bergotong-royong bisa menyapu lendir dan dilatasi kapiler serta dapat meningkatkan suplai darah ke tempat tersebut , yang balasannya membantu tugas antibodi untuk melawan basil dan infeksi.
  9. Anda dapat menggunakan semprotan hidung saline untuk membantu mengurangi tersumbatnya hidung. Pastikan udara di sekitar Anda tidak terlalu kering dengan menggunakan vaporizer atau humidifier karena akan meredakan gatal tenggorokan dan batuk dan bisa melegakan pernafasan.
  10. Minum teh tanpa kafein menyerupai chamomile , lemon , dan peppermint dengan lemon dan madu.Cobalah mengiris jahe tipis-tipis dan masukkan ke dalam air mendidih dengan beberapa tetes madu dan lemon , minumlah hangat-hangat. Jika Anda tidak memiliki jahe atau teh tanpa kafein , bisa juga dengan merebus air dengan campuran lemon dan madu. Menjaga tenggorokan Anda tidak kering akan membantu menghilangkan rasa sakit lebih cepat.
Bila beberapa langkah diatas tidak dapat menolong dan dibarengi dengan adanya gangguan lain pada kesehatan ibu hamil , maka sangat disarankan untuk segera pergi ke dokter untuk menerima perlindungan medis lebih lanjut. Sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat-obatan yang di jual bebas , karena hal itu dapat membahayakan bagi ibu dan janin yang dikandungnya.
Jika anda membutuhkan info lebih lanjut mengenai seputar duduk perkara kehamilan , silahkan mengunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

makanan yang dilarang untuk ibu hamil | makanan pantangan ibu hamil | pantangan ibu hamil muda
Pada artikel ini saya akan membahas mengenai makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Makanan yakni aspek yang sangat penting selama proses kehamilan. Dengan makanan yang terjamin gizi dan nutrisinya maka proses kehamilan dapat lebih terjamin. Sehingga dibutuhkan , pada ketika kelahiran bisa didapatkan bayi yang sehat. Harus diingat bahwa perkembangan bayi dalam kandungan ibu hamil sangat  bergantung dari apa yang ibu hamil makan (konsumsi). Untuk memperoleh makanan yang baik serta sehat , dibutuhkan prinsip-prinsip makanan yang baik.

Umumnya sangat aneka macam pertanyaan dikalangan ibu hamil perihal makanan apa yang boleh dan yang sebaiknya dihindari (yang mengandung resiko) atau juga tak boleh sama sekali dikonsumsi sepanjang masa kehamilan , dan juga mengapa makanan itu boleh serta tak boleh. Bagi seorang ibu ada beberapa jenis makanan pantangan ibu hamil , karena dapat menyebabkan terjadinya benjol menyerupai : Listeria , E. Coli , Salmonela , Toksoplasma , yang dapat membahayakan janin dalam kandungan ibu hamil.

Makanan yang ada tidak semuanya baik dan aman bagi tubuh. Hal ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi pada masa sekarang ini , dimana sering sekali kita jumpai zat atau materi makanan tambahan yang berbahaya , menyerupai misalnya zat penyedap makanan , zat pengawet dan zat warna. Zat-zat tersebut sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang sedang dikandungnya.


makanan yang dilarang untuk ibu hamil | makanan pantangan ibu hamil | pantangan ibu hamil muda

Berikut yakni beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil :
  1. Pantangan ibu hamil muda untuk makan makanan yang terbuat dari daging mentah atau yang dimasak kurang matang. Hal ini karena daging mentah mengandung toksoplasmosis dan basil E. Coli yang dapat menyebabkan benjol serius pada janin ibu hamil. Biasanya basil toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang kurang bersih dicuci. Hindari memakan salad yang belum atau tidak dicuci dengan bersih terlebih dahulu. Bakteri toksoplasma juga banyak terdapat pada kotoran kucing. Maka dari itu sebaiknya ibu hamil menghindari untuk bermain-main dengan kucing.
  2. Pada masa sekarang ini aneka macam lautan dan samudera yang sudah tercemar oleh logam berat merkuri. Oleh karena itu sangat disarankan bagi ibu hamil untuk menghindari konsumsi ikan-ikan yang berukuran besar menyerupai ikan tuna , hiu dan sea bass. Oleh lembaga kesehatan di Amerika (FDA) , sangat disarankan untuk mengkonsumsi ikan-ikan besar menyerupai yang diatas hanya sebanyak maksimal 12 ons per minggu.
  3. Sebaiknya hindari untuk mengkonsumsi kopi karena kopi mengandung kafein. Karena zat kafein dapat menyebabkan meningkatkan detak jantuk pada janin , berat tubuh rendah pada bayi , mengurangi kemampuan untuk menyerap zat besi dan menyebabkan keguguran.
  4. Seorang ibu hamil sangat dilarang untuk mengkonsumsi daging ayam mentah dan telur yang dimasak kurang matang (setengah matang). Hal ini disebabkan karena daging ayam mentah dan juga telur setengah matang terdapat basil salmonella yang dapat menyebabkan penyakit diare berat pada ibu hamil. Perlu juga untuk memperhatikan piring serta alat-alat masak yang suadah terkontaminasi oleh daging ayam mentah atau telur setengah matang , biar dapat dicuci dengan sabun hingga steril.
  5. Minuman yang mengandung alkohol , sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena dapat menimbulkan bayi lahir dengan cacat. Paul D.Connor dari Universitas Washington , AS , tahun 2005 meriset ibuhamil yang biasa minum alkohol semenjak trimester pertama. Saat bayi lahir , di usia 8 bulan , 18 bulan , 3 tahun , 6 tahun dan 10 tahun , kecerdasannya diukur. Kemampuan kognitif mereka lebih rendah dibanding belum dewasa se-usia-nya. Jennifer A.Willdrof dari Pittsburgh School of Medicine , AS , tahun 2006 menunjukan belum dewasa yang lahir dari ibu yang biasa minum alkohol , tingkat kecerdasannya 2-7 poin lebih rendah dibanding belum dewasa sebayanya. Tahun 1986 seorang dokter asal Peranis , P.Lemoine menemukan korelasi kelainan yang diderita 127 balita selama hamil , disebut Fetal Alkohol Syndrome (FAS).
  6. Terdapat beberapa produk keju yang merupakan makanan yang dilarang untuk ibu hamil karena mengandung basil Listeria menyerupai , keju lunak (brie dan camembert) , blueveined cheese , keju dari susu kambing (dan domba) , dan susu yang tidak di pasteurisasi. Bakteri Listeria yakni suatu jenis basil yang dapat menembus plasenta dan menginfeksi janin. Bakteri Listeria dapat menyebabkan keracunan dalam darah , kelahiran yang premature dan keguguran pada janin. Sebaiknya ibu hamil dapat menghindari makanan ini hingga janin lahir dengan selamat.
  7. Ibu yang sedang mengandung dilarang keras untuk merokok , karena rokok mengandung racun nicotine yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat tubuh yang rendah (kurang). Selain itu , nicotine beserta zat berbahaya lain yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan terjadinya mutasi gen pada janin. Hal ini dapat berakibat pada bayi yang dilahirkan menjadi cacat.

makanan yang dilarang untuk ibu hamil | makanan pantangan ibu hamil | pantangan ibu hamil muda

Buah-Buahan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

 

Buah-buahan sangatlah dianjurkan untuk dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. Selain rasanya yang segar , buah-buahan juga banyak mengandung vitamin , mineral dan serat yang dibutuhkan bagi seorang ibu hamil. Selain manfaat positif yang terdapat pada buah-buahan , ternyata terdapat beberapa jenis buah-buahan yang dilarang untuk dikonsumsi bagi ibu hamil. Berikut beberapa buah-buahan yang dilarang untuk ibu hamil :
  1. Durian. Durian yakni buah yang sangat terkenal di kawasan asia tenggara dan khususnya di Indonesia. Buah ini sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tetapi sayangnya buah ini tidak dapat (dilarang) untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal ini disebabkan karena durian mengandung 2 zat yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Zat yang pertama ialah alcohol , yang dapat menimbulkan janin lahir dengan berat yang kurang. Zat yang kedua yakni arachidonat , zat ini dapat merangsang kontraksi pada rahim yang berakibat pada keguguran.
  2. Pepaya. Buah ini juga sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita. Pepaya dapat dikonsumsi oleh ibu hamil asalkan benar-benar sudah matang. Pepaya yang kurang matang , banyak mengandung zat lateks yang akan berakibat menimbulkan kontraksi rahim dan dapat menimbulkan keguguran , khususnya pada masa kehamilan muda. Sehingga pepaya dapat digolongkan sebagai pantangan ibu hamil muda.
  3. Anggur. Anggur merupakan jenis tanaman yang merambat. Buah ini biasanya dikonsumsi dengan cara dibuat jus anggur , agar-agar (jelly) , wine , atau dimakan langsung. Sayangnya buah ini termasuk buah yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal ini dikarenakan buah anggur dipercaya dapat menyebabkan kandungan menjadi panas.
  4. Nanas. Buah ini aslinya berasal dari amerika utara , khususnya dari kawasan brazil. Di Indonesia , Lampung merupakan kawasan pusat utama penanaman nanas. Sayangnya , buah nanas banyak mengandung zat bromelain. Suatu zat yang dipercaya dapat menyebabkan leher rahim lunak dan memicu persalinan dini. Meskipun hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut dari segi medis , tetapi sebaiknya hindari mengkonsumsi buah nanas pada wanita yang sedang mengandung.


makanan yang dilarang untuk ibu hamil | makanan pantangan ibu hamil | pantangan ibu hamil muda

Sayur-Sayuran Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

 

Terdapat beberapa jenis sayur-sayuran yang sebaiknya dhindari untuk dikonsumsi bagi ibu hamil. Berikut beberapa diantaranya :
  1. Cabai. Cabai jenis apapun (cabai besar , rawit , keriting , hijau , dll) mengandung materi kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin yakni zat yang membuat cabai pedas. Bahan kimia ini sangat keras yang dapat digunakan untuk menghilangkan cat , dan bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata.
  2. Daun Pepaya.  Daun pepaya bisa menimbulkan rapuhnya ari-ari dari janin. Oleh karenanya juga harus dihindari.
  3. Kentang. Tentunya kita semua belum pernah mendengar ancaman makan kentang , atau bahwa kentang beracun. Ranting , daun dan bahkan kentang sendiri beracun , terutama yakni kentang yang memiliki kulit kehijau-hijauan di bawah lapisan kulit luar. Hal ini disebabkan oleh glycoalkaloid yang beracun. Dalam sejarah , kasus kematian karena kentang memang jarang terjadi. Namun alangkah baiknya mengupas kulit kentang (terutama jikalau kulit kentang berwarna hijau). Dan juga , kentang mentah / setengah matang juga tidak baik. Mengapa? karena kentang mentah atau setengah matang cenderung membawa bakteri-bakteri menyerupai Listeria , Shigella E. Coli , dan Salmonella.
  4. Teh Herbal. Keamanan teh herbal untuk dikonsumsi oleh ibu hamil masih belum jelas. Masih belum banyak penelitian yang cukup memadai perihal penggunaan obat herbal termasuk perhiasan dan dampak negatifnya terhadap wanita yang sedang mengandung dan janinnya.
  5. Pare. Pare mengandung zat kina. Kina ini dapat merangsang penyusutan rahim , menimbulkan keguguran. Karena itu , ada yang menganjurkan , wanita hamil tidak baik makan pare. Meski kandungan kina sangat sedikit , namun wanita hamil sebaiknya kurangi makan pare.
  6. Jamur. Dikutip dari health.com , tanaman ini memang lezat dan bergizi. Namun , mereka juga sekaligus menjadi sumber basil yang tumbuh di kawasan basah dan punya potensi membawa penyakit masuk ke dalam tubuh. Sebelum mengolahnya , jamur sebaiknya dicuci bersih dan tidak disajikan dalam keadaan mentah.  Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika Serikat dan sekitar 100 dikenal beracun dan kurang dari selusin yakni jamur yang mematikan. Secara umum , jamur dapat menyebabkan gangguan pencernaan , menimbulkan gas di usus dan alergi. Karena jumlah dan  jenis jamur yang sangat banyak di dunia , sulit untuk tahu persis mana yang beracun. Pada dasarnya , jamur yang tumbuh liar kemungkinannya beracun. Salah satu jenis yang paling beracun cetakan yakni “Alpha-amanitin” , yang dapat merusak hati.
  7. Sayur tauge. Para Ibu hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi kecambah mentah dalam bentuk apapun , termasuk alfalfa dan semanggi lobak. Karena Bakteri yang terdapat dalam makanan tersebut bisa masuk ke dalam biji sebelum kecambah mulai tumbuh dan kuman ini hampir tidak mungkin untuk dibersihkan. kalau anda hendak membeli makanan pastikan makanan yang tidak mengandung kecambah mentah. Memasak kubis sebaiknya dimasak hingga benar-benar matang.
Selain hal-hal yang telah dijelaskan diatas , seorang wanita yang sedang mengandung juga harus memperhatikan asupan makanannya biar terhindar dari bumbu masak non organik , zat pewarna makanan dan zat pengawet makanan. Zat-zat tersebut sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya. Pada alhasil , jikalau seorang ibu hamil merasa ragu terhadap suatu makanan (apakah boleh atau tidak boleh untuk dikonsumsi) , maka sebaiknya ia berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau mahir medis. Sehingga ibu hamil dapat memastikan bahwa makanan yang dikonsumsinya benar-benar aman bagi dirinya dan janin yang sedang dikandungnya.

Akhir kata , jikalau anda memerlukan gosip lebih lanjut seputar dilema kehamilan , silahkan kunjungi tautan situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.


Sabtu, 12 Agustus 2017

Pro dan Kontra Mengenai Masalah Ibu Hamil Makan Mie Instan

ibu hamil makan mie instan
Akhir-akhir ini terdapat pro dan kontra mengenai persoalan ibu hamil makan mie instan pada masyarakat kita. Pro dan kontra ini berkembang di tengah masyarakat kita ditengah makin berkembangnya segala sesuatu yang bersifat instan , termasuk diantaranya yaitu menu makanan kita sehari hari. Hal ini disebabkan diantaranya yaitu karena makin tingginya tingkat mobilitas masyarakat modern , dan khususnya masyarakat di kota-kota besar. Dengan tingginya mobilitas dari masyarakat ini , maka dituntut kecepatan yang tinggi pula dalam hal menyajikan menu makanan sehari-hari. Hal ini di respon oleh para produsen makanan dengan memproduksi menu makanan sehari-hari yang padat , praktis dan mudah untuk disajikan. Dan diantaranya yaitu mie instan.

Sambutan masyarakat terhadap produk mie instan memang cukup luar biasa. Setiap ada produk gres , dengan rasa , ukuran dan kemasan yang berbeda-beda , pasti akan menjadi produk yang dengan cepat dikenal oleh masyarakat kita. Tiap kali berbelanja ibu-ibu tak lupa menyisipkan mie instan dalam daftar kebutuhannya , bawah umur kos selalu menyimpan beberapa bungkus mie instan untuk mencegah kelaparan di malam hari , para pecinta olahraga gunung pun turut memasukkan mie instan sebagai logistik yang wajib tersedia. Pendeknya , setiap lapisan dan golongan masyarakat sangat menyukai produk mie instan ini.

Keuntungan Dari Mengkonsumsi Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Produk mie instan yang sudah di sertfikasi oleh Departemen Kesehatan , boleh dibilang cukup aman untuk dikonsumsi. Jika diolah dengan benar , semangkuk mie instan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup.

Jika ditilik dari sejarahnya , mie instan sudah dikonsumsi semenjak 52 tahun silam dan sangat populer di negara-negara Asia hingga Nigeria. Mie instan merupakan balasan atas kebutuhan pangan yang praktis , enak dan terjangkau.

Kini , mie instan di dunia sudah menyesuaikan dengan citarasa lokal. Di Thailand ada mi instan tom yam dan pad thai. Di Vietnam ada yang mi instan pho bho. Di Indonesia , hidangan tradisional tempat muncul juga dalam kemasan mi instan. Mulai dari Soto Betawi , pindang , soto mie hingga cakalang.

Berikut beberapa keuntungan mengkonsumsi mie instan :
  1. Sesuai dengan namanya , maka mie instan sangat mudah dan cepat untuk disajikan. Rata-rata mie instan hanya membutuhkan waktu 5-15 menit dari mulai membuka kemasannya hingga siap untuk disantap.Kepraktisan inilah yang menjadi salah satu kunci kesuksesan pemasaran produk mie instan.
  2. Mie instan sesuai dengan selera orang banyak. Para produsen mie instan cukup jeli dalam memenuhi selera pasar (banyak orang). Mereka membuat mie instan dengan aneka macam macam rasa , menyerupai rasa cakalang , sate ayam , rendang , tom yam dan masih banyak lagi yang lainnya.
  3. Mie instan sangat terjangkau bagi semua kalangan. Tidak peduli dari para pengusaha kaya hingga dengan anak kos , semuanya dapat membeli mie instan dengan harga murah dan terjangkau.
  4. Selain enak dan mengenyangkan disaat kita mendadak lapar ,mie instan juga memiliki kandugan gizi yang diharapkan untuk tubuH kita ,seperti Vitamin A ,B1 ,B6 ,B12 ,protein , mineral(zat besi)yang baik bagi pertumbuhan tulang anak ,karbohidrat dll. Oleh karena itu mie instan sering sebagai makanan cadangan disaat perut mendadak lapar dan makanan belum disiapkan.

 

Kerugian Dari Mengkonsumsi Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Seorang ibu hamil harus selalu memperhatikan asupan makanannya. Sebab ia bukan hanya memberi makan untuk dirinya sendiri saja , tetapi juga untuk janin yang sedang dikandungnya. Di lain pihak , kondisi mengandung dapat menyebabkan seorang wanita merasa mual dan tidak selera untuk makan. Memang merupakan hal yang sulit untuk dapat mengkombinasikan antara rasa yang enak dengan gizi dan nutrisi yang baik pada asupan makanan ibu hamil.

Mie instan memang mempunyai rasa yang enak (berkuah , gurih , pedas dan hangat). Hanya saja pada mie instan terdapat kandungan zat-zat aditif yang berbahaya , baik untuk ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. Zat aditif ini sebetulnya bukan hanya terdapat pada mie instan saja , tetapi juga dapat ditemui pada produk-produk makanan instan lainnya yang terdapat di pasaran. Tujuan dari sumbangan zat aditif ialah biasanya bertujuan untuk melezatkan makanan , mengawetkan makanan , menguatkan rasa makanan dan memberi warna pada makanan. Telah banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahwa zat aditif tersebut dapat berakibat negatif pada jaringan otak. Walaupun penelitian tersebut biasanya gres dilakukan pada hewan percobaan (tikus) , tetapi ada baiknya bagi kita insan untuk menghindari makanan yang mengandung zat aditif. Apalagi bagi seorang ibu hamil yang berada pada fase awal kehamilan (trisemester pertama). Karena pada fase ini janin sedang dalam fase pembentukan organ.

Berikut yaitu beberapa hal negatif yang dapat terjadi ketika mengkonsumsi mie instan :
  1. Terganggunya Metabolisme Tubuh. Mengkonsumsi mie instan secara teratur dan dalam jangka waktu lama dapat menjadikan terganggunya metabolisme badan ibu hamil. Hal ini dapat terjadi karena mie instan mengandung zat pengawet dan pewarna makanan.
  2. Obesitas. Mie instan dapat menjadikan obesitas. Hal ini karena di dalam mie instan terdapat kandungan lemak dan natrium yang besar , yang dapat menyebabkan tertahannya air di dalam tubuh.
  3. Junk Food. Mie instan mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak terdapat vitamin , mineral atau serat. Mie instan juga banyak mengandung lemak jenuh. Mie instan merupakan makanan yang padat kalori dan menunjukkan efek negatif pada kesehatan wanita yang sedang mengandung.
  4. Menyebabkan Kelainan dan Kerusakan Pada Organ. Mie instan mengandung zat propilen glikol , yaitu materi atau zat anti beku yang mencegah mie instan dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh ibu hamil menyerap dengan mudah zat ini dan propilen glikol terakumulasi di jantung , hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ , dan juga melemahkan sistem kekebalan badan ibu hamil.
  5. Menyebabkan Gangguan Pada Kemampuan Untuk Menyerap Nutrisi. Mie instan menghambat kemampuan badan ibu hamil untuk menyerap nutrisi.
  6. Penyebab Terganggunya Pencernaan. Mie instan dapat mengganggu sistem pencernaan pada badan ibu hamil. Mengkonsumsi mie instan secara terus menerus dapat menjadikan kembung , sembelit atau tidak teraturnya gerakan usus.
  7. Terdapat Kandungan Natrium Yang Tinggi. Di dalam mie instan terdapat kandungan natrium yang tinggi. Hal ini dapat menjadikan penyakit jantung , stroke , kerusakan pada ginjal dan hipertensi.
  8. Menyebabkan Kanker. Terdapat beberapa mie instan yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam yang dipanaskan pada dikala proses memasak mie instan , dapat menjadi penyebab kanker.
  9. Terdapat Kandungan MSG Yang Tinggi. Monosodium Glutamate (MSG) digunakan untuk memperkuat atau memodifikasi rasa makanan secara komersial. Sebetulnya zat Glutamate yang diproduksi secara alami oleh badan insan melalui metabolisme antara asam amino (protein) dan karbohidrat tidaklah berbahaya. Glutamate sangat diharapkan usus dan plasenta sebagai sumber energi yang penting. Di otak , glutamate berfungsi meningkatkan rangsang pengantar pesan pada saraf. Yang berbahaya yaitu zat Glutamate yang bukan berasal dari badan insan , yang biasanya terdapat didalam mie instan. Glutamat buatan ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan otak yang akut yang bisa berlanjut menjadi serangan epilepsi , kekurangan pedoman darah otak , ataupun kerusakan jaringan otak. Bila terjadi bertahun-tahun , gangguan-gangguan tersebut akan menyebabkan kemunduran fungsi saraf. Selain itu MSG juga dipercaya dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada janin.
  10. Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil. Ditemukan sejumlah kasus , dimana wanita hamil yang makan mie instan secara terus menerus selama proses kehamilan mengalami keguguran. Hal ini disebabkan karena bumbu dan zat pengawet pada mie instan tersebut mensugesti perkembangan janin.

 

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memasak Mie Instan

ibu hamil makan mie instan

Menu makanan mie instan yaitu menu makanan yang sangat digemari bagi kebanyakan orang. Selain rasanya yang enak , mie instan juga sangat mudah untuk disajikan. Cukup dengan menyeduh dengan air panas dan kemudian diberi bumbu yang juga instan , maka makanan ini sudah siap untuk dimakan.

Namun di balik rasanya yang lezat dan juga kepraktisannya , mie instan menyimpan potensi ancaman yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Ada beberapa zat yang terdapat dalam mie instan yang sangat berbahaya bagi wanita yang sedang mengandung , menyerupai misalnya zat pewarna dan zat pengawet makanan. Kedua zat ini tidak dapat diurai di dalam badan sehingga sulit untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam jangka waktu yang lama , endapan zat-zat tersebut dapat bersifat karsinogen (dapat menyebabkan kanker).

Bahan-bahan pengawet yang masuk ke dalam badan insan atau ibu hamil melalui mie instan , gres dapat hilang setelah jangka waktu 4-5 hari. Oleh karena itu diharapkan jangka waktu 4-5 hari lamanya sebagai waktu jeda (waktu tidak mengkonsumsi mie instan) , jikalau kita ingin mengkonsumsi mie instan. Sangatlah berbahaya bagi wanita hamil jikalau mengkonsumsi mie instan setiap hari , apalagi jikalau mengkonsumsinya sebagai pengganti makanan pokok. Jika ibu hamil harus atau terpaksa mengkonsumsi mie instan , terdapat cara-cara yang dapat mengurangi resiko dari mie instan tersebut. Berikut beberapa diantaranya :
  1. Cara yang pertama yaitu rebuslah air hingga benar-benar mendidih dan matang terlebih dahulu. Sehingga dapat membunuh sebagian besar kuman dan basil yang mungkin saja terdapat dalam mie instan.
  2. Cara yang kedua yaitu pada dikala memasak mie instan , sebaiknya air untuk merebus yang pertama dibuang , untuk kemudian diganti dengan air rebusan yang kedua. Hal ini untuk dapat mengurangi kadar zat pengawet yang terdapat dalam mie instan yang luruh kedalam air rebusan.
  3. Cara yang ketiga ialah dengan tidak memakai (minimal mengurangi) bumbu kuliner yang sudah disediakan di dalam kemasan mie instan tesebut. Kita dapat memasak mie instan dengan menggunakan bumbu kuliner yang diolah sendiri. Hal ini untuk mengurangi masuknya zat pewarna dan zat pengawet yang terdapat pada bumbu bawaan dari mie instan tersebut.
  4. Cara yang keempat atau terakhir yaitu dengan memperhatikan kemasan mie instan pada dikala kita akan membelinya. Pastikan bahwa untuk memperhatikan tanggal kadaluwarsa dan komposisi dari mie instan. Selain itu pastikan juga bahwa kemasan dalam kondisi yang utuh , tidak sobek atau terdapat lubang. Hal ini untuk memastikan mie instan dalam kondisi yang steril.

 

Kesimpulan


Mie Instan yaitu hasil dari budaya perkotaan yang ingin serba cepat , praktis dan efisien. Untuk mencapai hal ini maka ada beberapa hal yang akan dikorbankan , diantaranya yaitu kesehatan kita.

Untuk seorang ibu hamil , kesehatan dirinya dan janin yang dikandungnya yaitu hal yang utama dan merupakan keharusan. Karena itu sangatlah penting bagi ibu hamil untuk dapat menjalani referensi kehidupan yang sehat. Pola hidup yang sehat tidak merepotkan dan memerlukan biaya yang tinggi. Belajar hidup yang sehat dapat dimulai dengan memperhatikan asupan makanan kita. Asupan makanan yang bersifat natural akan jauh lebih baik daripada makanan yang bersifat instan.

Makanan yang bersifat natural biasanya berasal eksklusif dari alam , menyerupai sayur-sayuran segar dan daging hewani. Semua itu telah mengandung gizi dan nutrisi yang ibu hamil perlukan. Dan yang paling penting tidak mengandung zat-zat yang berbahaya.

Makanan yang sehat biasanya juga merupakan makanan yang murah. Bahkan di pedesaan , makanan ini biasanya merupakan hasil tanam di kebun sendiri. Jika kita hidup di perkotaan memang sangat sulit untuk dapat menananm sendiri sayuran yang akan kita konsumsi , mengingat sempit dan mahalnya lahan di kota-kota besar. Tetapi hal ini dapat kita siasati dengan selalu membeli sayuran segar di pasar-pasar tradisional. sayuran tersebut biasanya dipasok dari tempat pedesaan yang masih alami dan belum terlalu terkontaminasi.

Ternyata referensi hidup sehat tidaklah terlalu sulit dan mahal. Akan jauh lebih baik untuk membiasakan hidup sehat dari pada kita terus dibayangi ancaman makan mie instan. Jika perut ibu hamil lapar , hendaknya sediakan roti atau karbohidrat lainnya sebagai pengganti mie instan karena ancaman makan mie instan sangatlah tinggi.

Akhir kata , jikalau anda membutuhkan gosip yang lebih detail mengenai seputar persoalan kehamilan , silahkan kunjungi tautan situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Manfaat Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Sudah menjadi keharusan bagi seorang wanita yang sedang mengandung , untuk memperhatikan manfaat kacang hijau untuk ibu hamil. Pada ketika masa kehamilan , kebutuhan akan gizi dan nutrisi bagi seorang wanita akan meningkat. Hal ini bukan berarti seorang ibu hamil harus melipat gandakan makanannya. Hal yang terpenting untuk diperhatikan ialah kualitas dari makanan yang dikonsumsi dan bukan kuantitasnya.

Sering mengkonsumsi kacang hijau akan berdampak faktual bagi kehamilan. Hal ini sebab kacang hijau merupakan alternatif makanan yang baik bagi ibu hamil sebab banyak mengandung protein , lemak tak jenuh , vitamin B , vitamin E , zat besi , serat dan juga asam folat. Seperti yang sudah umum kita ketahui , seorang ibu hamil sangat membutuhkan zat asam folat. Zat asam folat terkandung di dalam setiap butir kacang hijau.

Asam folat sangat diharapkan oleh ibu hamil sebab dapat menghindari lahirnya bayi yang cacat. Selain itu asam folat juga diharapkan untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Hal ini sebab asam folat sangat kuat pada perkembangan pertumbuhan saraf pada janin di dalam kandungan.

Asam folat sangat baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan bahkan sebelum kehamilan. Selain kegunaan yang telah disebutkan diatas , asam folat juga menghindarkan dari terjadinya bayi kelainan jantung , bibir sumbing dan banyak sekali keanehan lainnya.
 

 

Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan Secara Umum

 

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil

Pada kacang hijau terdapat kandungan kalsium dan fosfor yang dapat merangsang pertumbuhan tulang dan memperkuat struktur tulang. Kacang hijau juga mengandung protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 24%.

Kandungan lemak tak jenuh dalam kacang hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sangat memiliki kegunaan bagi kesehatan jantung. Karena lemaknya yang tak jenuh maka kacang hijau aman dikonsumsi oleh orang yang sangat sensitif terhadap kenaikan berat tubuh yang berlebihan , ibarat misalnya ibu hamil atau orang yang memiliki persoalan dengan berat tubuh (gejala obesitas).

Selain itu , kacang hijau yaitu makanan dan diet sehat bagi ibu hamil , sebab dalam 100 gram kacang hijau terkandung energi (327 kkal) , protein (16 ,1 gr) , lemak (0 ,8 gr) , karbohidrat (64 ,2 gr) , serat (3 ,7 gr) , vitamin B1 (0 ,72 mg) , vitamin B2 (0 ,45 mg) , vitamin C (3 ,0 mg) , kalsium (108 mg) , fosfor (327 mg) , zat besi (5 ,5 mg) , magnesium (161 mg) , tembaga (0 ,82 mg) dan seng (3 ,3 mg).

Secara umum berikut nutrisi yang terkandung di dalam kacang hijau :
  1. Asam Folat. Asam folat dapat menurunkan resiko bayi lahir dengan kondisi cacat , menurunkan resiko penyakit jantung , membantu metabolisme protein dalam tubuh , membantu proses pembentukan sel darah merah , dan membantu pertumbuhan sel dalam tubuh.
  2. Tiamin. Tiamin berfungsi untuk memastikan sistem saraf dalm tubuh berfungsi dengan benar.
  3. Tembaga. Berfungsi untuk absorpsi zat besi dan proses metabolisme protein dalam tubuh.
  4. Kalium. Berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa dalam darah dan untuk menjaga kontraksi otot biar jantung dapat berfungsi dengan baik dan normal.
  5. Zat Besi. Zat besi berfungsi untuk pembentukan hemoglobin yang memiliki kegunaan dalam menyalurkan oksigen dari paru-paru ke seluruh sel-sel di dalam tubuh. Zat besi juga memiliki kegunaan untuk pembentukan enzim yang berperan dalam memperlancar metabolisme dan pembentukan energi. Hal ini sangat membantu daya tahan tubuh terhadap penyakit dan stress mental.
  6. Mangan. Zat mangan bersifat antioksidan dan berfungsi dalam metabolisme protein , karbohidrat dan lemak. Selain itu zat mangan juga dibutuhkan bagi organ otak dan sistem saraf tubuh.
  7. Seng. Seng sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan dalam tubuh , pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Zat seng juga dibutuhkan dalam mengatasi gangguan infertilitas pada pria.
  8. Protein. Dibandingkan dengan daging , kacang hijau memang masih kalah dalam hal kandungan proteinnya (daging 7gr/ons berbanding dengan 3 ,16gr/ons pada kacang hijau). Hanya saja kacang hijau mempunyai keunggulan yaitu memiliki kandungan lemak jenuh yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daging.
  9. Magnesium. Magnesium berfungsi untuk membantu pembuluh arteri dan vena untuk lebih rileks dan membantu meningkatkan fatwa darah , oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh manusia. Kekurangan magnesium dapat berakibat pada kegagalan jantung (sakit jantung).
manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Selain zat-zat diatas , kacang hijau juga banyak mengandung fosfor dan serat. Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam kacang hijau menunjukkan banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh darinya. Hal ini mengakibatkan kacang hijau sebagai sumber materi makanan yang sangat penting bagi ibu hamil.

Secara umum , banyak mengkonsumsi kacang hijau dapat mengurangi resiko :
  1. Kolesterol. Kacang hijau mengandung rendah kolesterol dan tinggi dalam serat makanan terlarut. Serat makanan mengacu pada partikel makanan tertentu yang tidak dapat dicerna. Serat makanan terbagi dalam dua bentuk: larut dan tidak larut. Bentuk serat tidak larut dalam menormalkan pergerakan feses , tetapi tidak efektif menurunkan tekanan darah. Serat larut ketika dicampur dengan air di dalam susukan pencernaan akan membentuk materi ibarat gel , yang membantu dalam mendukung fungsi-fungsi esensial tubuh. Makanan yang kaya akan serat larut dapat membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dengan mendorong produksi reseptor LDL yang bertanggung jawab untuk menghilangkan kelebihan kolesterol LDL dari fatwa darah. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 10 hingga 25 g serat larut per hari untuk mengurangi jumlah kolesterol LDL. Kacang hijau mengandung 1 ,9 g serat makanan total per cangkir. Kacang hijau dapat dikombinasikan dengan makanan lain yang kaya serat makanan untuk lebih menurunkan kadar kolesterol LDL.
  2. Diabetes. Kacang hijau memiliki indeks glisemik makanan yang rendah , yang berarti kacang yaitu makanan ramah diabetes. Makanan glisemik rendah mendukung kadar gula darah yang sehat. Orang yang makan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah cenderung memiliki tingkat lemak tubuh total yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan tinggi glisemik , ibarat roti tawar dan softdrink. Dalam studi terbaru , kacang hijau berperan mengurangi glukosa darah , plasma C-peptida , glukagon dan tingkat urea nitrogen dalam darah non-manusia tipe-2 penderita diabetes. Dalam studi tersebut , kecambah kacang hijau dan mantel biji kacang hijau dikonsumsi untuk total lima ahad sebelum mencapai kesimpulan.
  3. Keluhan Pasca Menopause. Kacang ibarat banyak sekali kacang hijau mengandung nutrisi isoflavon. Isoflavon membantu mengatur acara hormonal. Isoflavon termasuk kelas phytoestrogen , membuat kacang hijau bersifat estrogenik alami. Kacang hijau mengandung sekitar 495 ,1 ug konten fitoestrogen , membuat kacang hijau merupakan sumber fitoestrogen.
    Dalam uji coba 12-minggu , fitoestrogen ditunjukkan untuk mengurangi hot flashes (rasa panas) pada perempuan menopause yang sering mengganggu. Konsumsi 90 mg per hari akan mendapat manfaat fitoestrogen wanita pasca-menopause dalam mencegah dampak buruk dari osteoporosis dengan merangsang pembentukan tulang.
  4. Kanker Payudara. Kacang hijau dan jenis kacang lainnya mengandung protease inhibitor. Protease inhibitor memperlambat replikasi sel-sel kanker tertentu termasuk yang ditemukan pada kanker payudara. Protease inhibitor dikenal untuk memblokir dan mencegah pembentukan sel tumor.

Manfaat Air Rebusan Kacang Hijau

 

manfaat kacang hijau untuk ibu hamil

Perlu anda ketahui kalau khasiat dan manfaat makanan yang berjulukan latin vigna radiata ini tidak hilang meski dimasak/direbus hingga pecah. Rasa air rebusan / sari kacang hijau ini sangat lezat serta banyak mengandung banyak sekali jenis vitamin dan mineral.

Selain banyak mengandung banyak sekali jenis vitamin dan mineral , sari kacang hijau juga memiliki khasiat untuk dapat menyembuhkan penyakit ibarat radang ginjal , tekanan darah tinggi , impotensi , muntaber , TBC paru-paru , keracunan (alkohol , pestisida , timah hitam) , penyakit beri-beri , melancarkan pencernaan dan lain- lain.

Berikut cara membuat sari kacang hijau :
  1. 1 (satu) genggam kacang hijau.
  2. 2 (dua) gelas air bersih.
  3. Cuci bersih kacang hijau , lalu tiriskan.
  4. Masukkan kacang hijau ke dalam panci , lalu tambahkan air  dan rebus.
  5. Aduk sesekali , hingga air kacang hijau berwarna merah.
  6. Angkat , lalu saring dan dinginkan.
  7. Setelah hambar , siap untuk disajikan.
manfaat kacang hijau untuk ibu hamil
Selain direbus , ada cara lain untuk menghidangkan kacang hijau , yaitu dengan dibuat menjadi bubur. Cara ini sering digunakan untuk menghidangkan kacang hijau sebagai makanan di pagi hari (sarapan). Mengkonsumsi bubur kacang hijau di pagi hari , sangat dianjurkan bagi ibu hamil sebab dapat menyampaikan asupan gizi dan nutrisi yang sangat baik. Berikut ini cara membuat bubur kacang hijau :
  1. Cuci kacang hijau (300gr) hingga bersih. Buang ampas-nya termasuk kacang hijau yang mengapung.
  2. Rebus kacang hijau yang sudah bersih dengan air (2 ,5 liter) hingga matang.
  3. Rebus gula merah dengan ½ liter air hingga gula merah larut dalam air rebusan. Saring kemudian tuang ke dalam rebusan kacang hijau tadi.
  4. Masukan garam (1 sendok teh) dan daun pandan (2 lembar). Rebus hingga mendidih. Masukkan santal kental (500 ml) , panaskan lagi sambil diaduk biar santan tidak pecah. Setelah matang dapat disajikan hangat-hangat.

Setiap wanita yang sedang mengandung tentu sangat mendambakan janin yang sedang dikandungnya dapat lahir dengan sehat. Hal ini dapat terpenuhi dengan memperhatikan unsur gizi dan nutrisi pada asupan makanannya. Bagi ibu hamil , dengan mengkonsumsi kacang hijau dapat memenuhi sebagian besar gizi dan nutrisi yang diharapkan selama masa kehamilan. Hal ini sangat penting demi kesehatan sang ibu dan janin yang dikandungnya. Karena itu bagi ibu hamil janganlah ragu-ragu untuk mengkonsumsi kacang hijau , sebab sangat bermanfaat.

Akhir kata , kalau anda membutuhkan isu lebih lanjut mengenai persoalan seputar kehamilan , silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Varises Vagina Pada Ibu Hamil

Varises Vagina Pada Ibu Hamil
Agak absurd mendengarnya , varises vagina pada ibu hamil. Yang kita tahu selama ini varises terjadi di kaki atau di tangan bukan ? Nyatanya varises di vagina juga ada , tepatnya terjadi di labia mayora.

Vagina mempunyai beberapa adegan yaitu adegan terluar yang berbentuk dua bibir besar disebut labia mayora. Di balik bibir terluar ada bibir dalam yang lebih tipis , disebut labia minora. Pada pangkal depan labia minora terdapat adegan sensitif yang disebut klitoris. Pada adegan dalam bibir tersebut juga terdapat dua buah terusan yaitu yang depan ialah terusan kencing dan yang belakang ialah terusan reproduksi yang disebut vulva. Vulva ini berafiliasi dengan rahim. Sering kali vulva inilah yang disebut vagina.

Ciri-ciri varises pada vagina ialah permukaan pada labia mayora tampak tidak rata , ada tonjolan-tonjolan yang berkelok-kelok dan berwarna agak kebiruan. Kadang etrlihat menyerupai sekumpulan urat.

Varises ini paling sering timbul pada ketika kehamilan sedang berlangsung. Sekitar 20-30% ibu hamil mengalami varises. Untungnya varises pada vagina jarang mengakibatkan problem serius pada ibu hamil dan tidak mensugesti pertumbuhan janin yang sedang dikandungnya. Keluhan yang ada , hanyalah rasa pegal-pegal di sekitar organ intim.

Apa yang menyebabkan varises vagina pada ibu hamil ? Rupanya peningkatan hormon progesteron selama masa kehamilan membuat dinding pembuluh darah membesar dan melebar sampai menonjol ke permukaan bibir vagina (terjadi peningkatan elastisitas dinding pembuluh darah , sehingga dinding pembuluh darah baik arteri maupun vena makin lentur). Alasan lain , terutama pada masa selesai kehamilan , janin telah mengisi rongga panggul terbendung dan menyebabkan varises di bibir vagina (biasanya terjadi pada kehamilan trisemester selesai atau usia kehamilan di atas 32 minggu).

Umumnya varises terjadi pada bumi usia bau tanah , alasannya ialah dapat menyebabkan lemahnya dinding pembuluh darah vena , sehingga katub-katubnya pun ikut melemah. Varises jarang terjadi pada bumi usia muda , jikalau tidak ada faktor keturunan dan contoh hidup yang memicu terjadinya varises tersebut. Risiko terjadinya varises di vagina akan semakin besar jikalau ibu hamil tergolong gemuk , punya riwayat varises sebelumnya , asupan nutrisinya kurang serat , serta kurang beraktivitas.


Tujuh Faktor Penyebab

 

Varises bisa terjadi pada pria maupun wanita , namun lebih sering pada wanita , alasannya ialah wanita memiliki jaringan kulit lebih lunak dan ditambah dengan gangguan hormonal yang lebih tinggi ketika mengalami pubertas dan kehamilan. Adapaun penyebab varises lainnya ialah :
  1. Kehamilan. Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat tubuh ketika hamil membuat kaki semakin terbebani. Akibatnya , anutan darah dari kaki , tungkai , pangkal paha dan perut adegan bawah pun terhambat dan terjadilah varises.
  2. Paritas Yang Tinggi. Ibu hamil yang mempunyai riwayat melahirkan anak banyak atau multipara juga mudah mengalami varises , alasannya ialah wanita yang sering melahirkan cenderung memiliki otot-otot panggul yang lemah sehingga menyebabkan terjadinya pelebaran pada pembuluh darah.
  3. Faktor Keturunan. Kemungkinan besar , faktor keturunan menjadi penyebab terjadinya varises pada wanita usia muda. Sedangkan pada wanita yang sudah berusia , terjadi jawaban perubahan hormon dan bertambahnya berat badan.
  4. Kurang Bergerak Dan Berdiri Terlalu Lama. Kurang bergerak akan menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak bisa memompa darah secara maksimal. Sedangkan bangkit terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila pekerjaan yang dilakukan mengharuskan banyak bangkit , maka usahakan untuk tidak bangkit dengan posisi statis atau membisu , melainkan tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat. Hal itu supaya otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
  5. Merokok. Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan , sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
  6. Kolesterol Dan Diabetes. Penderita kolesterol tinggi dan penderita diabetes mudah mengalami varises , alasannya ialah kedua penyakit tersebut berafiliasi dekat dengan problem peredaran darah , dimana kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang dialami dapat memicu terjadinya varises.
  7. Memakai Sepatu Hak Tinggi. Pemakaian sepatu dengan hak yang terlalu tinggi bisa membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah menjadi tidak maksimal.

Apakah Varises Vagina Dapat Dicegah ?

 

Berikut ialah cara-cara yang dapat ditempuh ibu hamil , supaya dapat mengurangi risiko terjadinya varises vagina :
  1. Melakukan Senam Hamil. Senam hamil dapat meningkatkan kebugaran dan ketenangan pikiran ibu hamil. Tubuh yang relaks akan memperlancar anutan darah , dan pada akibatnya dapat menghindari munculnya varises vagina. Lakukanlah senam hamil secara rutin dan terprogram sehingga kehamilan bisa berjalan lebih aman dan nyaman.
  2. Mengkonsumsi Makanan Bergizi Seimbang. Tujuannya supaya ibu hamil lebih sehat , otot dan dinding pembuluh darahnya lebih berpengaruh dan sehat sehingga tidak timbul varises.
  3. Tetap Melakukan Aktivitas Keseharian. Lantaran adaptasi hormon dan pertambahan berat tubuh , ibu hamil mungkin jadi malas beraktivitas , lebih senang tiduran , nonton TV , atau memantau media sosial. Padahal posisi statis dalam waktu yang lama dapat mengganggu kelancaran peredaran darah , terutama anutan darah yang kembali ke jantung. Aliran yang tersendat inilah yang memunculkan varises. Kaprikornus , beraktivitaslah secara normal dan sehat menyerupai biasa. Tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi kehamilan , menyerupai tidak mengangkat beban terlalu berat , bergerak terlalu cepat , beraktivitas terlalu letih , dan sebagainya. Dengan berkativitas normal dan sehat , ibu hamil akan merasa lebih bugar dan sehat.
  4. Angkat Kaki Di Atas Bantal. Posisi tubuh tertentu dapat melancarkan anutan darah balik ke jantung. Tidur dalam posisi terlentang atau miring , misalnya. Letakkan kaki di atas bantal. Posisi kaki yang lebih tinggi daripada adegan tubuh yang lain akan membantu melancarkan anutan darah sehingga memperkecil munculnya varises vagina. Selain itu , posisi tidur sebaiknya tidak dalam satu posisi saja melainkan harus berganti-ganti. Dengan miring ke kanan , meluruskan kaki , menekuk sedikit kaki , dan sebagainya.
  5. Menggunakan Sepatu Yang Nyaman. Sepatu yang nyaman (tidak sempit atau terlalu pas di telapak kaki) membantu menjaga kelancaran peredaran darah sehingga bisa meminimalkan risiko penyumbatan darah. Selain itu , sepatu yang nyaman penting untuk menjaga keseimbangan tubuh , menghindari sakit dan pegal pada kaki , serta memudahkan ibu hamil untuk melangkah.

Apakah Kelahiran Harus Caesar Karena Varises Pada Vagina ?

 

Meski varises vagina tak membahayakan kehamilan , di kala proses persalinan ada kemungkinan pembuluh darah mengalami sobek yang kemudian memicu terjadinya robekan pada vagina. Jika itu terjadi , dokter harus menghentikan perdarahan dan memperbaiki jaringan di sekitarnya. Umumnya dokter kandungan telah terlatih menghadapi kasus tersebut.

Perlukah operasi caesar untuk mencegah perdarahan jawaban varises vagina ? Kondisi tersebut bukan kondisi mutlak untuk dilakukannya persalinan secara caesar. Lagi pula menyerupai kita ketahui , tindakan operasi pun menyimpan risiko tersendiri. Meskipun begitu , seorang ibu hamil harus selalu waspada. Jika ibu hamil mencicipi adanya benjolan di seputar vagina , harus benar-benar dicek adegan dalam dan luarnya. Biasanya , semakin bau tanah usia kehamilan , varises akan semakin parah , alasannya ialah bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. Apalagi jikalau sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul , anutan darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Walhasil , varises semakin membesar dan bertambah parah.

Risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari dua kali. Juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya , arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami bumil , berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur atau elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat anutan vena sehingga memudahkan varises muncul.

Bila varisesnya masih ringan , bumi dengan varises vagina masih dapat menjalani persalinan dengan normal. Namun apabila terdapat banyak varisesnya atau diderita cukup berat , sebaiknya melahirkan dengan cara caesar. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasikan risiko pecahnya dinding pembuluh darah jawaban syok atau laserasi jalan pada ketika bayi lahir. Karena dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janinnya juga.

Jika anda membutuhkan gosip lebih lanjut mengenai seputar problem kehamilan , silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Seputar Hipertensi Pada Ibu Hamil

hipertensi pada ibu hamil
Telah banyak dijumpai beberapa kasus hipertensi pada ibu hamil selama proses kehamilan. Terdapat beberapa implikasi berbahaya yang menjadi akhir dari kasus hipertensi selama masa kehamilan ini. Jurnal American Academy of Neurology belum lama ini memuat penelitian yang melihat adanya kaitan antara hipertensi yang dialami ibu hamil dengan tingkat kecerdasan anak yang dilahirkan. Untuk hingga pada kesimpulan tersebut , peneliti menguji kemampuan kognitif 400 pria di usia 20 tahun. Lantas , mereka diuji lagi ketika berusia rata-rata 69 tahun.

Responden yang ibunya mengalami hipertensi semasa hamil tampak mencetak skor lebih rendah di tiap tahapan usia. Mereka juga mengalami penurunan nilai IQ yang lebih besar di usia lanjut. Fenomena itu kemungkinan besar terjadi karena hipertensi berdampak negatif pada kondisi di dalam kandungan sehingga pertumbuhan janin pun terganggu.

Penulis laporan ilmiah tersebut , Katri Raikonen , menjelaskan , hipertensi dan kondisi terkait , ibarat preeklampsia , menimbulkan komplikasi pada 10 persen ibu hamil. Kondisi itu dapat memengaruhi kandungan. “Penelitian kami menyampaikan , penurunan kemampuan berpikir di usia senja kemungkinan berasal dari peristiwa di masa janin , ketika dominan perkembangan fungsi dan struktur otak berlangsung.”

Penelitian tersebut merupakan riset pertama yang menyampaikan kemungkinan efek jangka panjang terhadap kemampuan kognitif. Penelitian lain telah mengungkapkan , anak yang lahir dari ibu yang mengalami tekanan darah tinggi semasa hamil kelak memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan stroke. “Penelitian terbaru ini sekaligus menjadi pengingat pen tingnya pemantauan tekanan darah dan terapi hipertensi di masa kehamilan ,” komentar Prof Jeremy Pearson dari British Heart Foundation , ibarat dikutip bbc.co.uk.

Sementara itu , peneliti dari Mayo Clinic belum lama ini mempresentasikan penelitiannya pada American Society of Nephrology. Mereka membuatkan alat tes yang dapat memprediksikan kemungkinan terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Pengujian dilakukan dengan melihat eksistensi sel spesifik yang ada di ginjal pada urine 300 responden.

Dari 15 ibu hamil yang mengalami preeklampsia , semuanya positif memiliki sel tersebut pada urinenya. Preeklampsia merupakan kelainan yang terjadi di ujung masa kehamilan dan ditandai dengan naiknya tekanan darah serta kelebihan protein pada urine. “Pengembangan alat tes yang akurat akan sangat bermanfaat ,” komentar Ann Marie Barnard selaku ketua pelaksana Kelompok Aksi Preeklampsia.

Berdasarkan pemantauan Kelompok Aksi Preeklampsia , terlihat banyak perempuan yang takut hamil lagi setelah mengalami preeklampsia. Jumlahnya cukup signifikan. Sebanyak 1.500 perempuan menghubungi nomor pinjaman yang disediakan kelompok tersebut. Mereka menyatakan kekhawatirannya untuk kembali mengandung karena kandungannya berakhir tragis akhir preeklampsia. “Tetapi , banyak juga yang memilih menjalani kehamilan berikutnya ,” ungkap Barnard.


Pemeriksaan Rutin Pada Masa Kehamilan

 

Setiap kali melaksanakan pemeriksaan rutin kehamilan , ibu hamil pasti akan menjalani pengukuran tekanan darah. Hal ini untuk mengetahui apakah tekanan darah ibu hamil masih dalam batas normal atau tidak. Apalagi , proses kehamilan sering menimbulkan naiknya tekanan darah pada wanita. Sebabnya , pada ketika hamil , tubuh wanita memproduksi lebih banyak darah yang digunakan untuk menjadi media transportasi gizi dan oksigen untuk janin melalui plasenta dan ari-ari.

Dengan meningkatnya volume darah , maka kerja jantung akan meningkat untuk memompakan darah ke seluruh tubuh ibu hamil , termasuk sirkulasi darah pada janin. Dalam keadaan tertentu dimana terjadi penyempitan pembuluh darah , maka kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan darah ibu hamil secara sistemik. Inilah yang menyebabkan terjadinya hipertensi pada ibu hamil. Untuk itu diharapkan pemantauan tekanan darah pada ibu hamil secara teratur dan berkala.


Dua Jenis Tekanan Darah

 

Tekanan darah tinggi , yang dikenal pula sebagai hipertensi , terjadi ketika terdapat peningkatan tekanan pada darah yang dipompakan oleh jantung. Adanya peningkatan tekanan darah ini dapat merusak dinding arteri di pembuluh darah. Akibat selanjutnya , tentu akan menghipnotis sistem metabolisme tubuh.

Tekanan darah yang normal yaitu 120/80 mmHG. Ini berarti , 120mmHG yaitu tekanan sistolik dan 80mmHG yaitu tekanan diastolik. Sistolik yaitu ketika jantung berkontraksi dan memompakan darah. Sedangkan pada ketika jantung relaksasi dan terjadi pengisian darah ke dalam bilik kiri jantung , disebut tekanan diastolik.

Dua jenis tekanan ini memiliki arti yang sangat penting untuk mengukur tekanan darah. Ibu hamil dinyatakan memiliki tekanan darah tinggi bila tekanan diastolik ≥ 110mmHG pada satu kali pengukuran atau ≥ 90 mmHG pada 2 kali pengukuran setiap 4 jam.

Angka kejadian tekanan darah tinggi atau hipertensi pada kehamilan mencapai 5% dan banyak terjadi pada kehamilan dengan usia ibu dibawah 20 tahun atau kehamilan di atas usia 40 tahun , kehamilan dengan bayi kembar , dan ibu dengan kehamilan pertama.

Berdasarkan pada pendapat American Committee On maternal welfare , hipertensi dalam masa hamil dibatasi sebagai berikut :
  1. Kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang angkanya di atas 30.20 mmHg jikalau dihitung dari nilai sebelum wanita hamil atau dikenal dengan istilah nilai transver pertama.
  2. Kondisi dimana nilai tekanan darah absolute pada ibu melebihi angka 140/90 mmHg dalam setiap tingkatan atau stadium kehamilan.
 

Klasifikasi Hipertensi Dalam Kehamilan

 

Pada dasarnya terdapat 4 jenis hipertensi yang umumnya terdapat pada ketika kehamilan , yaitu :
  1. Hipertensi Kronik , yaitu kondisi yang muncul sebelum hamil atau ada di ketika umur kehamilan belum masuk ke dalam ahad ke-20.
  2. Hipertensi Gestasional. Merupakan jenis hipertensi yang muncul setelah umur kehamilan mencapai usia ahad ke 20 atau juga pada awal masa nifas namun tidak disertai dengan preeklamsia. Kondisi tersebut tak lain yaitu hipertensi kronis yang tak terlihat dan berpotensi muncul lagi pada kehamilan wanita yang berikutnya.
  3. Hipertensi Pre-eklampsi yaitu jenis hipertensi yang muncul di usia lebih dari 20 ahad dan kehadirannya disertai dengan edema juga protenuria.
  4. Hipertensi Preeklamsia Superimpose yaitu gejala yang diderita ibu hamil dengan hipertensi kronik namun disertai dengan penyakit ginjal.

Pertanda Preeklamsia

 

hipertensi pada ibu hamil
Ada dua penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi , yaitu hipertensi esensial (primer) dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer disebabkan oleh teladan hidup yang tidak sehat , stress , mengkonsumsi garam dan makanan berpengawet secara berlebihan , merokok , kebiasaan minum minuman yang mengandung alkohol dan kafein , serta teladan makan tidak sehat yang menimbulkan timbunan lemak dan kelebihan berat badan. Sedangkan hipertensi sekunder disebabkan adanya gangguan ginjal atau jantung.

Tekanan darah tinggi pada kehamilan bisa jadi merupakan membuktikan preeklamsia bila usia kehamilan menginjak 20 ahad ke atas. Disamping hipertensi , ada beberapa tanda lain yang dapat dijadikan indikasi ibu hamil menderita preeklamsia , yakni : kenaikan berat tubuh serta pembengkakan pada kaki , jari tangan , dan muka. Kenaikan berat tubuh yang dimaksud yaitu jikalau mencapai 1 kg dalam seminggu dan berlangsung beberapa kali.

Sebagai indikator adanya preeklamsia atau tidak , umumnya dilakukan pemeriksaan urine untuk melihat adanya protein atau tidak di air seni. Konsentrasi protein dalam urine yang melebihi 0 ,3 g/liter tergolong preeklamsia.

Terdapat dua jenis preeklampsia yaitu :
  1. Preeklampsia Ringan , bila tidak ditemukan adanya tanda preeklampsia berat.
  2. Preeklampsia Berat , bila satu atau lebih kriteria di bawah ini terpenuhi : 
  • Tekanan darah sistolik > 160 mmHg atau diastolik > 110 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan jarak 6 jam.
  • Proteinuri sebesar 5 g/24 jam atau +3 atau lebih pada pengukuran semikuantitatif.
  • Olguria , produksi urin kurang dari 500 cc/24 jam.
  • Gangguan serebral atau penglihatan , gangguan kesadaran , nyeri kepala , skotoma.
  • Edema paru.
  • Nyeri epigastrium atau kuadran kanan atas.
  • Gangguan fungsi hati tanpa adanya etiologi lain.
  • Trombositopenia.
  • Pertumbuhan janin terhambat.

Tetap Aman Meski Hipertensi


hipertensi pada ibu hamil
Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan janin memiliki berat tubuh yang rendah dan berpeluang dilahirkan premature alias sebelum waktunya. Bila tidak , nyawa ibu hamil ataupun si bayi bisa menjadi korban. Di sisi lain , persalinan prematur juga memiliki resiko sangat tinggi pada kesehatan bayi karena paru-parunya belum matang serta perkembangan organ-organ lain dan otaknya pun belum sempurna.

Namun demikian , ibu hamil yang mengalami hipertensi tidak perlu khawatir karena hipertensi ketika hamil dapat diatasi. Penanganan hipertensi dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua , yaitu penanganan terhadap tekanan darah tinggi ibu itu sendiri , dan penanganan terhadap janin yang akan dilahirkan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mereduksi hipertensi pada ibu hamil :
  1. Mengkonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi , yang sudah diberikan oleh dokter , secara teratur.
  2. Mengurangi kegiatan fisik yang melelahkan , ibarat melaksanakan perjalanan jauh , pekerjaan rumah tangga yang berat , dan yang rawan stress.
  3. Mencermati makanan yang dikonsumsi. Batasi pemakaian natrium atau garam dalam makanan untuk ibu hamil.
  4. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur ke tenaga kesehatan (dokter atau bidan). Lakukan pemeriksaan sekali sebulan hingga dengan usia kehamilan mencapai 7 bulan. Kemudian , 2 ahad sekali ketika usia kehamilan mencapai 28 – 36 ahad dan seminggu sekali setelah usia kehamilan mencapai 36 minggu.

Cara Mencegah Hipertensi Pada Ibu Hamil


Sebenarnya , tekanan darah tinggi atau hipertensi pada ibu hamil dapat dihindari. Caranya , terapkan teladan hidup sehat. Mulailah dengan mencermati makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Hindari makanan yang menjadi penggagas darah tinggi , ibarat : banyak mengandung natrium atau garam. Ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan panduan gizi yang seimbang. Ada beberapa materi makanan yang dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi , ibarat cokelat (minimal mengandung 72% dark chocolate) , buah jeruk danpisang , serta ikan.

Ibu hamil juga harus menerima cukup istirahat dan berolah raga demi menjaga kebugaran tubuh. Olah raga yang disarankan yaitu berenang dan jalan sehat karena tidak terlalu melelahkan. Selain itu , hindari minuman beralkohol dan merokok. Alkohol berpotensi menyebabkan tekanan darah meningkat. Begitu pula nikotine yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Nikotine dapat menjadi pemicu kerusakan arteri endotel yang menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah. Penyumbatan inilah yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi , stroke , dan serangan jantung.

Stress juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Saat stress , produksi andrenalin oleh tubuh meningkat sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi.

Dan yang paling penting ialah , lakukan kontrol yang rutin terhadap kehamilan pada ibu. Dengan melaksanakan pemeriksaan rutin , ibu hamil dapat segera mengetahui bila terjadi perubahan negatif pada kehamilannya.

Jika ibu hamil membutuhkan info lebih lanjut , silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.

Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat Dapat Menyebabkan Keguguran ?

ibu hamil naik pesawat | tips untuk ibu hamil naik pesawat | apakah ibu hamil naik pesawat dapat menyebabkan keguguran
Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat dapat Menyebabkan Keguguran ? Ini yaitu pertanyaan yang sering kita jumpai di masyarakat luas. Banyak hal yang memang perlu diperhatikan bagi seorang ibu hamil yang akan naik pesawat. Menurut American College of Obstetrician and Gynecologist (ACOG) , suatu organisasi dokter seorang jago kebidanan dan kandungan di Amerika Serikat , perjalanan sesekali dengan pesawat terbang telah dinyatakan aman bagi seorang wanita dengan usia kehamilan di bawah 36 ahad , dengan syarat tidak memiliki komplikasi di ketika hamil atau penyakit penyerta lainnya.

Sumber terpercaya lain yaitu dari International Air Transports Association (IATA) , sebuah organisasi perdagangan internasional yang terdiri dari maskapai-maskapai penerbangan ternama di dunia. Peraturan dari IATA mengenai kriteria ibu hamil yang diperbolehkan terbang dipertimbangkan dari riwayat kesehatan dan kehamilan sebelumnya , jumlah janin yang dikandung , dan umur kehamilan. Wanita dengan hamil tunggal (hanya 1 janin yang dikandung) tanpa komplikasi diperbolehkan untuk terbang hingga usia kehamilan 36-38 ahad , asal waktu penerbangan tidak lebih dari 4 jam.

Walaupun oleh IATA diperbolehkan hingga 38 ahad , ACOG menyarankan para ibu hamil untuk tidak melaksanakan perjalanan udara setelah usia kehamilan 36 minggu. Hal ini untuk menghindari kalau ada kesalahan dalam perhitungan hari perkiraan kelahiran atau persalinan yang dimulai sebelum harinya.

Komplikasi yang dimaksud yaitu komplikasi yang bekerjasama dengan kehamilan itu sendiri maupun keadaan kesehatan calon ibu yang berisiko tinggi sehingga disarankan tidak melaksanakan perjalanan udara. Yang dimaksud antara lain :
  1. Risiko kelahiran prematur.
  2. Kelainan plasenta.
  3. Tekanan darah atau kadar gula darah yang tidak terkendali.
  4. Penyakit jantung dan pembuluh darah.
Masalah yang dihadapi oleh ibu hamil dalam perjalanan udara dapat berbeda-beda sesuai dengan umur kehamilannya.

Bila umur kehamilannya masih muda atau dalam trimester awal (sampai 12 minggu) , duduk perkara yang dihadapi yaitu gejala kehamilan ibarat morning sickness yang dapat bertambah parah. Akan lebih baik bila membawa kantong plastik ekstra di kabin untuk berjaga-jaga. Demikian pula dengan keluhan hidung tersumbat atau sinusitis ringan , di ketinggian jelajah pesawat terbang , keluhan tersebut dapat bertambah parah.

Dalam umur kehamilan trimester ke-2 , bepergian dengan pesawat terbang dirasa paling nyaman. Gejala morning sickness dan risiko keguguran sudah berkurang , dan risiko untuk kelahiran prematur sangat rendah dalam rentang usia kehamilan ini.

Terbang pada umur kehamilan trimester ke-3 masih dikatakan aman selama tidak terlalu akrab dengan hari perkiraan lahir. Namun kemungkinan terjadi kelahiran prematur perlu dipertimbangkan , apalagi bila didapatkan faktor risiko terjadi kelahiran prematur. Sebaiknya ibu hamil yang hendak terbang dalam umur kehamilan trimester ke-3 membawa serta riwayat kesehatan kehamilannya dan dibutuhkan memiliki kontak medis di tempat tujuan.

Bila selama dalam penerbangan dirasakan kontraksi yang semakin lama semakin sering dan sakit , segera beritahu pramugari. Mereka sudah dilatih untuk menangani keadaan gawat darurat , termasuk menangani penumpang hamil yang hendak melahirkan. Walaupun ada kemungkinan terdapat dokter (atau lebih indah lagi seorang jago kebidanan dan kandungan) yang ikut serta dalam penerbangan dan dapat membantu proses kelahiran , ada kemungkinan pula pesawat melaksanakan pendaratan darurat di bandara terdekat untuk memastikan ibu yang hendak melahirkan mendapat derma medis yang dibutuhkan.

Hal penting yang juga perlu diperhatikan tanpa memandang umur kehamilan yaitu duduk perkara yang berkaitan dengan sirkulasi peredaran darah. Kehamilan sendiri dapat menyebabkan duduk perkara sirkulasi pada setiap wanita , sehingga posisi duduk lama dalam penerbangan dapat meningkatkan risiko pembentukan darah menggumpal (blood clot) , yang dapat menjadi fatal.

Selain itu , keamanan yang bekerjasama dengan tekanan dalam kabin juga perlu diperhatikan. Saat ini , semua penerbangan komersial telah mengatur tekanan dalam kabin yang setara dengan ketinggian jelajah 5.000 – 8.000 kaki. Untuk ibu hamil yang berasal dari dataran rendah , perubahan ini dapat mensugesti kerja badan , yaitu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk sebagian besar ibu hamil dengan kesehatan cukup , hal ini tidak menyebabkan masalah. Tapi , bila ada riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah , perubahan ini dapat menimbulkan duduk perkara serius , sehingga tidak dianjurkan bagi mereka untuk melaksanakan perjalanan udara.

Berapa pun umur kehamilan yang sedang berjalan ketika ini , akan lebih bijaksana bila rencana berpergian dengan pesawat telah didiskusikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan yang berkompeten untuk mengeluarkan pernyataan sang calon ibu aman untuk naik pesawat. Akan lebih indah pernyataan tersebut disertai dengan surat keterangan tertulis dari dokter yang telah memeriksa , terutama bila umur kehamilan sudah berada dalam trimester ke-3 (lebih dari 28 minggu).


ibu hamil naik pesawat | tips untuk ibu hamil naik pesawat | apakah ibu hamil naik pesawat dapat menyebabkan keguguran

Tips Bagi Ibu Hamil Untuk Menjalani Penerbangan

 

Berikut yaitu tips yang dapat membuat penerbangan menjadi lebih nyaman dan aman bagi ibu hamil :
  1. Minumlah air dalam jumlah yang cukup. Tingkat kelembaban dalam kabin pesawat dapat membuat dehidrasi , sehingga mengentalkan darah. Bawalah selalu air minum kemanapun Anda pergi dan minumlah sesering mungkin ketika berada di pesawat.
  2. Gunakan stoking. Beberapa dokter atau bidan merekomendasikan ibu hamil menggunakan stocking atau legging untuk meningkatkan peredaran darah. Legging dan stoking juga memiliki kegunaan untuk mencegah pembekuan darah yang dimulai dari kaki.
  3. Gunakan pakaian yang longgar , jangan yang ketat.
  4. Jangan menyilangkan kaki selama perjalanan biar pemikiran darah lebih lancar dan tidak merasa pegal.
  5. Minta tempat duduk yang longgar (sebaiknya di sisi yang akrab dengan lorong kabin / aisle seat). Hindari tempat duduk di tengah , alasannya paling sempit dan membuat pergerakan terbatas. Selain itu juga sebagai antisipasi kalau ibu hamil sewaktu-waktu perlu ke toilet alasannya merasa mual.
  6. Tiap jam , usahakan berjalan sebentar di lorong kabin (bila lampu mengenakan seatbelt dipadamkan) , dan tiap setengah jam lemaskan kaki , putar pergelangan kaki , dan gerakkan jari-jari kaki. Gerakan ini penting untuk memastikan pemikiran darah lancar dan mengurangi risiko terbentuk gumpalan darah.
  7. Saat duduk , gunakan sabuk pengaman selama penerbangan alasannya turbulensi sulit diprediksi. Guncangan akan membuat badan dan rahim berguncang. Untuk wanita hamil , risiko cedera alasannya menggunakan sabuk pengaman dinilai lebih ringan daripada risiko cedera yang dapat terjadi bila tidak mengenakannya. Tempatkan sabuk pengaman pada posisi yang paling nyaman , dapat diletakkan serendah-rendahnya di bawah tempat panggul atau di sekitar tungkai bawah adegan atas.
  8. Jangan mengonsumsi makanan mengandung gas. Tidak disarankan menyantap makanan atau minuman yang mengandung gas (kol , brokoli , atau minuman bersoda) selama melaksanakan perrjalanan udara. Gas yang terperangkap dalam badan akan mendapat tekanan udara sehingga menyebabkan sakit perut dan mual.
  9. Cegah mabuk udara. Jika Anda masih sering mencicipi morning sick selama kehamilan , perjalanan udara tidak direkomendasikan. Tanyakan kepada dokter atau bidan dan mintalah obat anti mual.
  10. Secara umum , usia 4-7 bulan merupakan usia kehamilan yang ideal untuk melaksanakan penerbangan , tentunya dengan kondisi kehamilan yang sehat dan tidak bermasalah. Usia kehamilan terbaik untuk melaksanakan perjalanan udara yaitu selama kehamilan trimester kedua sebelum usia kehamilan 35 ahad (untuk penerbangan internasional) atau sebelum usia kehamilan 36 ahad (untuk penerbangan domestik). Hal ini dilakukan mengingat terdapat peningkatan risiko terjadinya keguguran pada ibu hamil trimester pertama dan risiko kelahiran dalam pesawat pada ibu hamil trimester ketiga.
  11. Sebaiknya mendiskusikan penerbangan Anda dengan dokter seorang jago kebidanan dan kandungan Anda untuk memastikan kondisi Anda dan mendiskusikan kapan sebaiknya Anda melaksanakan penerbangan.
  12. Hindari perjalanan udara yang lama dan terlalu sering terkait peningkatan risiko keguguran pada ibu hamil dengan jam penerbangan rata-rata 74 jam selama satu bulannya.
  13. Hindari bepergian ke daerah-daerah endemis yang memerlukan tindakan imunisasi.
  14. Ketahui letak rumah sakit atau puskesmas ditempat tujuan Anda untuk berjaga-jaga. 
  15. Pastikan anda punya asuransi perjalanan alasannya tidak semua maskapai mengasuransikan penumpangnya.
Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai duduk perkara seputar ibu hamil , silahkan kunjungi situs berikut ini ... PANDUAN LENGKAP UNTUK IBU HAMIL.